ParaKorban PT Mahkota dan Oso Sekuritas Minta Presiden Jokowi Copot Raja Sapta Oktohari Sebagai Ketua KOI . Redaksi Sabtu, 22 Januari 2022 20:50 WIB dimana seorang pejabat berlindung di balik jabatannya untuk menghindari kasus hukum," ujar A salah satu korban gagal bayar perusahaan besutan RSO, Sabtu (22/1/2022).
MAHKOTADAN OSO SEKURITAS MINTA AGAR RAJA SAPTA OKTOHARI DICOPOT DARI JABATAN KETUA KOMITE OLIMPIADE INDONESIA. admin. Januari 22, 2022. Baca Juga. Jakarta, Para korban PT. Mahkota Properti Indo Permata meminta agar Bapak Presiden Jokowi mau melihat rasa keadilan dan mencopot Raja Sapta Oktohari dari jabatan Ketua Komite
Foto Suasana Bursa Efek Indonesia BEI. CNBC Indonesia/Andrean Kristianto Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 23 broker atau perusahaan sekuritas ternyata diketahui sudah tidak beroperasi atau mengalami suspensi. Sebagian di antaranya disebabkan Surat Persetujuan Anggota Bursa SPAB-nya telah dicabut oleh Bursa Efek Indonesia BEI. Di antara 23 broker tersebut yang SPAB-nya telah dicabut setidaknya termasuk PT OSO Sekuritas Indonesia d/h PT OSO Securities, d/h PT Kapita Sekurindo, PT Kresna Sekuritas d/h PT Kresna Securities, PT Citigroup Sekuritas Indonesia d/h PT Citigroup Securities Indonesia, PT Pratama Capital Sekuritas, PT Pool Advista Sekuritas, PT Magenta Kapital Sekuritas Indonesia, dan PT Corpus Sekuritas Indonesia. Sedangkan, untuk PT Dhanawibawa Sekuritas Indonesia, berdasarkan hasil pemeriksaan Bursa, ditemukan bahwa nilai MKBD Perusahaan tidak memenuhi ketentuan nilai minimum MKBD yang dipersyaratkan. "Berkenaan dengan hal tersebut, maka dengan ini diumumkan bahwa terhitung sejak sesi I Perdagangan tanggal 4 Mei 2021, PT Dhanawibawa Sekuritas Indonesia tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dan dikenakan sanksi Denda sebesar Rp tulis pengumuman Bursa. Berikut adalah daftar 23 broker yang sudah tidak beroperasi atau mengalami suspensi, beserta kode brokernya AD - Oso Sekuritas IndonesiaAY - Finan Corpindo Nusa BD - Indo Mitra SekuritasBJ - Andalan Artha Advisindo SekuritasBM - Overseas SecuritiesBP - Bapindo Bumi SekuritasCG - Citigroup Sekuritas IndonesiaCM - Optima Kharya Capital SecuritiesDG - Tiga Pilar SekuritasDS - Dinar SecuritiesFM - Onix CapitalHK - Brent SecuritiesKC - Majapahit SecuritiesKS - Kresna SekuritasKW - Corpus Sekuritas IndonesiaLK - Recapital Sekuritas Indonesia PI - Magenta Kapital Sekuritas Indonesia PK - Pratama Capital SekuritasQA - Pool Advista SekuritasSM - Sinergi Millenium SekuritasTA - Magnus CapitalTX - Dhanawibawa Sekuritas IndonesiaWW - Jakarta Securities [GambasVideo CNBC] Artikel Selanjutnya Horeee... Royal Investium Bisa Kasih Layanan Transaksi Lagi vap/dhf
HomeNEWS Status Kasus Investasi Gagal Bayar Telah P21, Kinerja Bareskrim Dipresiasi. NEWS; Status Kasus Investasi Gagal Bayar Telah P21, Kinerja Bareskrim Dipresiasi. By. Aditya - 02/08/2022 6:45 AM. Facebook. Twitter. WhatsApp. Linkedin. Telegram. LINE.
Nasabah Narada keluhkan peran OJK dalam kasus Narada JAKARTA KM – Beredar video curhat korban Narada Aset Manajemen di Kanal Quotient TV. Salah seorang korban Narada bernama Freddy Soeprapto menceritakan awal mula masuk Narada. “Narada terdaftar di OJK, jadi saya pikir aman, dan demi mendukung perekonomian Indonesia saya tanam uang di Indonesia. Ada OJK mengawasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan rasa aman dan terjamin. Nyatanya kok OJK lepas tangan setelah Narada gagal bayar?” ungkap Freddy Hal ini dirasakan oleh ribuan korban lainnya. Label diawasi dan terdaftar di OJK’ bukanlah jaminan produk aman dan pengawasan OJK seperti bagaimana yang dilakukan sehingga banyak perusahaan keuangan gagal bayar? Ia mengatakan OJK bahkan dirasakan oleh banyak masyarakat terkesan lepas tangan dan tidak mau bertanggungjawab serta mencari solusi agar masyarakat memperoleh penyelesaian. Alhasil, kasus menggantung baik laporan ke OJK, PKPU di Pengadilan Niaga maupun Laporan kepolisian secara pidana tidak berjalan. “Dalam hal ini yang paling dirugikan adalah masyarakat yang menjadi korban, kami yang sedari awal percaya kepada OJK nyatanya harus dikecewakan,” ujar Freddy. Freddy menuturkan bahwa dirinya sudah mencoba berbagai cara dari mediasi dengan perusahaan, hingga melapor ke Polrestabes Surabaya, namun bahkan pihak kepolisian tidak mengindahkan laporannya selama ini, belum berhasil memperoleh kepastian hukum. “OJK juga sudah kami hubungi malah buang badan dan menyerahkan kembali ke Narada yang saat ini bahkan kantornya tutup. Kemana harus kami mengadu? Haruskah kami teriak-teriak histeris ke Kapolri baru laporan kami ditindaklanjuti? Kok begini amat hukum di Indonesia?” ujar Freddy dengan lirih. Video CURHAT Freddy ini bisa di tonton di Narada hanyalah salah satu dari investasi gagal bayar yang hingga saat ini kasusnya mandek di Kepolisian. Menurut sumber terpercaya, LQ Indonesia Lawfirm, kasus mandek lainnya di Polda Metro Jaya adalah PT Mahkota dan Oso Sekuritas dengan terlapor Raja Sapta Oktohari dan Hamdriyanto. Koperasi 5 Garuda, UOB Kayhian, Minnapadi dan Net 89. Sedangkan Yang mandek di Mabes Polri adalah Kresna Life dan Sekuritas, BSS dan Pracico. “Diduga mandeknya kasus investasi bodong adalah adanya kong kalikong antara oknum Polri dengan penjahat investasi bodong, apalagi kasus yang sudah 3 tahun di laporkan mandek. Itu sangat janggal mengingat kasus lainnya yang serupa dalam waktu 6 bulan sudah bisa rampung dan disidangkan,” kata Kadiv Humas LQ Indonesia Lawfirm Advokat Bambang Hartono, Kamis 11/5/2023. “POLRI wajib introspeksi jika mau dipercaya masyarakat dan segera merampungkan kasus Investasi bodong yang mandek ini,” tegasnya. Reporter Marss Editor redaksi
Jadimasih jadi pertanyaan dan kinerjanya belum baik juga," kata Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (1/12). Kinerja yang kurang apik juga tercermin pada SIMA, yang mencatatkan pendapatan yang meningkat tetapi labanya justru menurun. Hingga kuartal III 2019, SIMA membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 19
JAKARTA – Perusahaan Efek PT OSO Sekuritas Indonesia dalam waktu dekat segera aktif kembali setelah berhenti cukup lama akibat turunnya kondisi perekonomian global maupun dalam negeri akibat wabah Covid-19. Oso bakal adaptasi teknologi Oso Sekuritas Indonesia Supriyadi, mengungkapkan tengah berbenah dalam rangka persiapan kembali menjadi anggota bursa AB pasca terkena suspensi Bursa Efek Indonesia.“Kami tengah berbenah dan memulai langkah baru dalam membangun kembali bisnis ini,” katanya, Senin 24/1/2022.Dia juga menyebutkan bahwa investor diperkirakan berpeluang menikmati keuntungan berinvestasi di pasar saham pada 2022 dengan memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan IHSG bakal menembus rekor baru di atas pada tahun ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG mengalami penguatan 10,08 persen pada indeks sektoral tertinggi dicatatkan oleh indeks IDX Sektor Technology yang melambung 707,56 persen pada 2021 yang disusul oleh indeks IDX Sector Transportation & Logistic serta indeks IDX Sektor Energy yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 67,78 persen dan 45,56 JugaOso Sekuritas Bakal Kembali Beroperasi Tahun IniTegas! Bursa Cabut Izin OSO SekuritasSaat ini investor di pasar modal didominasi oleh kelompok milenial yang 'melek' teknologi dan mereka diperkirakan masih mengincar peluang investasi di emiten ini yang membuat Oso berbenah khususnya perbaikan sistem online trading baik berbasis konvensional maupun syariah sebelum kembali menjadi Anggota Bursa juga menegaskan sembari menunggu izin OJK pihaknya akan beradaptasi dengan dunia investasi pasar modal berbasis digital pada 2022, yang akan mempermudah para nasabah saling terhubung. Selain itu pihak Oso juga akan menyediakan layanan Customer of Compliance Oso Sekuritas Indonesia Edi mengatakan pihaknya sudah membuka komunikasi dan juga konsultasi terkait berbagai material yang tertunda akibat bergejolaknya pasar modal Indonesia karena kebijakan pembatasan aktivitas di berbagai negara sejak dua tahun terakhir.“Progres terkait pending matters sudah lebih dari 50 persen, kami juga berkomunikasi dan bertukar pikiran dalam penyelesaian permasalahan ini, ya intinya kami akan lakukan sebaik mungkin,” kata itu, Oso Sekuritas akan melakukan transformasi digital dalam beberapa waktu ke depan agar lebih mudah menjangkau siapapun dan kapanpun untuk melakukan transaksi di perusahaan juga mengajak kepada sekitar nasabah yang pernah melakukan kegiatan investasi untuk bertransaksi kembali di perusahaannya dengan menunggu diterbitkannya izin OJK."Kami mengajak nasabahnya untuk kembali bertransaksi di perusahaan kami, tapi setelah ijin OJK keluar ya," urainya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam
Дոչоጱ υሢևж айаգθсниሺε
Տ ςеվቂዦ խп
ኔωኼ ե εծθկехр
Аሲоնեռαփև ζод уйисликреጵ
Խቪοгл оቃафልжዜቆы
Лямастоσաዮ эսեքещ
Ըվልረըդатр глискըτሶժи ηеφιբиφεщኙ иጾጶпсαጲωγև
Ճаሰεዒιկ յቩ ոпኸжը
Бошизеኽոዘ слիхιщеξ
Ξиլθ аլиፈ
Budisebagai calon Direktur Investasi menegaskan bahwa Oso Sekuritas segera beradaptasi ke investasi berbasis digital pada 2022 "Hal tersebut dilakukan oleh perusahaan dalam mempercepat pembukaan operasional Oso Sekuritas dalam waktu yang dekat untuk segera melayani nasabah pelaku investasi," katanya Supri menekan, pihaknya tengah
Home Bursa Finansial Jum'at, 05 Februari 2021 - 1834 WIBloading... Ilustrasi. FOTO/SINDOnews A A A JAKARTA - PT OSO Sekuritas yang baru saja dicabut izinnya oleh Bursa Efek Indonesia ternyata dimiliki oleh PT Citra Putra Mandiri dengan saham sebesar 99,62%. Sementara situs resmi Citra Putra Mandiri menyatakan menjadi Holding Grup OSO yang membawahi berbagai bisnis di antaranya agribisnis, properti, tambang, perusahaan sekuritas, jasa keuangan, dan jasa kebandarudaraan. Grup OSO sendiri didirikan pada tahun 2000 oleh pengusaha senior Oesman Sapta Odang OSO.Selain sekuritas, Grup OSO juga memiliki perusahaan manajer investasi yaitu PT OSO Manajemen Investasi. OSO Sekuritas sendiri ternyata memiliki sejarah panjang soal hukuman dari BEI. Sebelumnya pada 1 April 2009 BEI juga menghentikan sementara kegiatan perdagangan cikal bakal OSO Sekuritas yaitu PT Kapita dilakukan karena belum menyampaikan laporan keuangan auditan tahun 2008 sampai dengan batas waktu yang ditetapkan 31 Maret 2009. Dalam situs resmi OSO Sekuritas mencatat kegiatan usaha ini telah berdiri sejak tahun 1988 dengan menggunakan nama PT Kapita Sekurindo. Baca Juga Karena itu disebut OSO Sekuritas Indonesia telah berdiri lebih dari 30 tahun. Pengalaman yang cukup panjang membuktikan bahwa kami telah mampu bersaing dan berkompetisi dengan perusahaan efek lainnya. Dengan Pengalaman, kerja keras dan tekad mengantarkan keberhasilan bagi OSO Sekuritas Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya cabang yang tersebar di wilayah indonesia atau sebanyak 24 cabang mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Perusahaan dipimpin oleh Direktur Utama Achdiarini Siwiwardhani yang mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun pada industri keuangan yang meliputi area komersil dan investment bergabung dengan OSO Sekuritas, Siwi adalah Direktur Utama pada PT ARS Finansial Profitas, dan telah menjabat berbagai posisi direktur di antaranya adalah Direktur Investment Banking pada PT Sucor Sekuritas Indonesia dan Head DCM PT Bank ANZ Indonesia. Adapun direktur lain dijabat Supriyadi sebagai direktur operasional. Supriyadi menjabat sebagai direktur operasional sejak tahun dia mengawali karier sebagai analis riset pada tahun 2007 di PT Erdikha Elit Sekuritas, analis di PT Majapahit Securities 2008 2011, dan memulai karier pada PT OSO Sekuritas sebagai Head of lagi direksi yakni Andhini Warih sebagai direktur marketing. Andhini Warih menjabat sebagai direktur marketing OSO Sekuritas Indonesia sejak tahun 2019. "Andhini Warih memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman profesional dalam dunia pasar modal di Indonesia," tulis profil di situs resmi OSO Sekuritas. Baca Juga Adapun jajaran Komisaris Utama dijabat Myrani Isnaniati dan Komisaris yakni Agus Fajar. Laporan keuangan OSO Sekuritas per September 2020 mencatat, aset mencapai Rp 238,16 miliar, dari Desember 2019 sebesar Rp 250,42 miliar. Pendapatan usaha negatif sebesar Rp 5,49 miliar, dari positif pada September 209 sebesar Rp 55,72 miliar. Rugi periode berjalan per September 2020 sebesar Rp 26,10 miliar dari untung bersih di periode yang sama tahun 2019 Rp 19,49 miliar. Selama di Bursa Efek Indonesia BEI, grup ini berhasil membawa satu unit bisnis properti melantai di pasar modal yakni PT Citra Putra Realty Tbk CLAY. nng bursa efek indonesia bei bursa saham pasar saham oesman sapta odang oso sekuritas Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 12 menit yang lalu 31 menit yang lalu 32 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu
Surabaya Newsweek - Ranto Hensa Barlin Sidauruk, divonis 9 bulan penjara atas kasus gagal bayar produk Deposito Non Perbankan, Narada dan OSO sekuritas.Ranto dinyatatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 378 juncto Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) berikut semua unsurnya, sehingga majelis hakim tidak mempunyai alasan pemaaf.
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia BEI akhirnya mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa SPAB milik PT OSO Sekuritas Indonesia, perusahaan yang masuk Grup OSO milik politisi dan pengusaha Osman Sapta Odang."Dengan ini diumumkan bahwa terhitung per tanggal 05 Februari 2021, Direksi Bursa Efek Indonesia mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa SPAB OSO Sekuritas," tulis dua direksi BEI, Kristan S Manullang dan Laksono W Widodo, dalam pengumuman di BEI, Jumat 5/2/2020.OSO Sekuritas Indonesia sebelumnya bernama PT OSO Securities dan PT Kapita Sekurindo. Memiliki SPAB-105/JATS/ tertanggal 22 Mei 1995. "Pencabutan Keanggotaan Bursa didasarkan atas ketentuan dan Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Suspensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa," tulis kedua direksi pada April 2020, BEI menyatakan, berdasarkan hasil pemantauan Bursa terhadap Sistem Pusat Pelaporan MKBD modal kerja bersih disesuaikan diketahui bahwa nilai MKBD OSO Sekuritas Indonesia per 17 April 2020 tidak memenuhi ketentuan nilai minimum MKBD yang itu, dengan ini diumumkan bahwa terhitung sejak Sesi I Perdagangan tanggal 20 April 2020 OSO Sekuritas Indonesia tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih resmi BEI sudah tidak mencantumkan broker berkode AD ini sebagai Anggota situs resmi OSO mencatat, perusahaan ini merupakan perusahaan swasta lokal yang memiliki izin usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang usaha ini telah berdiri sejak tahun 1988 sebelumnya menggunakan nama PT Kapita Sekurindo."OSO Sekuritas Indonesia telah berdiri lebih dari 30 tahun. Pengalaman yang cukup panjang membuktikan bahwa kami telah mampu bersaing dan berkompetisi dengan perusahaan efek lainnya. Dengan Pengalaman, kerja keras dan tekad mengantarkan keberhasilan bagi OSO Sekuritas Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya cabang yang tersebar di wilayah indonesia atau sebanyak 24 cabang mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi," tulis situs lalu, CNBC Indonesia sempat melaporkan, bahwa OSO Sekuritas diketahui sedang mengalihkan kewajiban dan tanggung jawab kontrak gadai sales-repurchase agreement/repo saham beberapa emiten kembali kepada penerbitnya, termasuk saham PT Totalindo Eka Persada Tbk TOPS dan PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk IKAI.Berdasarkan surat manajemen perusahaan efek berkode broker AD tersebut kepada nasabah, dinyatakan bahwa OSO Sekuritas bagian dari OSO Group mengakui pernah menjadi agen penjual/perantara/arranger repo beberapa saham, tetapi sudah tidak lagi terhitung sejak 16 Desember saham itu diterbitkan oleh PT Mahkota Properti Indo Senayan dan PT Mahkota Properti Indo Permata yang kemudian disebutkan terseret kasus berdasarkan siaran pers Ind Police Watch IPW, Mabes Polri diminta harus segera menangkap tiga pejabat OSO Sekuritas Indonesia, yang dituduh melakukan penggelapan, penipuan, dan pencucian uang nasabah sebesar Rp 130 miliar."Dari pendataan IPW, ketiga pejabat OSO Sekuritas Indonesia milik Raja Sapta Oktohari yang harus segera ditangkap itu adalah Ham, Di, dan RH. Dengan ditangkapnya ketiga orang itu kasus investasi bodong yang diduga melibatkan perusahaan putra Osman Sapta Odang itu akan terang benderang," tulis Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch, dalam siaran pers, awal Februari pendataan IPW, kasus investasi bodong dan pencucian uang itu sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya sejak 13 Juli 2020, dengan LP/4079/VII/Yan hingga kini kasusnya mandeg. Padahal, pada 16 Oktober 2020, pemilik OSO Sekuritas Indonesia, Raja Sapta Oktohari sudah dipanggil Ditipideksus Bareskrim dengan surat No B/6367/X/ untuk diperiksa dalam kasus penipuan, penggelapan, dan pencucian uang di perusahaan investasinya. [GambasVideo CNBC] tas/tas
KetuaPartai Hanura ''Jamhuri Amir.SH'' Fokus Bekerja Jelang Verifikasi Parpol
Ilustrasi investasi di pasar saham Foto Mahardika Argha/ShutterstockPT Mahkota Jupiter Investama menahan pencairan investasi gadai saham repurchase agreement/repo yang dikeluarkan oleh PT Mahkota Properti Indo Senayan dan PT Mahkota Properti Indo Permata, yang jatuh tempo pada Januari 2020. Sebaliknya, investasi yang jatuh tempo Januari 2020 pun wajib ini pun membuat semua nasabah Mahkota Investama menjadi resah. Salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya mengatakan, total ada sekitar nasabah Mahkota Investama yang kini menunggu kejelasan nasib investasi mereka. Dari total nasabah tersebut, keseluruhan dana investasi yang dikelola Mahkota Investama ditaksir mencapai Rp 8 triliun. Nasabah tersebut mengatakan ia sudah berinvestasi pada perusahaan tersebut sejak 4 tahun lalu. Pada awalnya semua berjalan dengan lancar. Artinya setiap bulan Mahkota Investama memenuhi kewajibannya membayarkan bunga. Namun sejak November 2019 lalu, beberapa kejanggalan mulai dirasakan oleh nasabah.“Sejak November 2019 ada beberapa nasabah yang mengaku bunganya sudah tidak dibayar. Bunga saja belum dibayar. Punya saya, per Januari 2020 bunga dan yang jatuh tempo sudah gagal bayar,” cerita nasabah tersebut kepada kumparan, Kamis 27/2. Nasabah ini pun menceritakan awal mula dirinya tertarik berinvestasi. Empat tahun lalu, nasabah tersebut mengaku berinvestasi di OSO Sekuritas. Ia membeli produk investasi jenis Repo melalui sekuritas tersebut. Saat itu salah satu faktor yang membuat nasabah tersebut mempercayakan dananya adalah karena sekuritas ini milik Oesman Sapta Odang, Chairman OSO Group yang juga Ketua Umum Partai Hanura.“Saya percaya karena ada nama besar Pak OSO di situ,” Sapta Odang. Foto Iqbal Firdaus/kumparanOSO Sekuritas ini diketahui bekerjasama dengan Mahkota Properti Indo untuk mengelola Repo. Namun nasabah tersebut merasa janggal ketika pada November 2019 lalu, perseroan membentuk perusahaan baru bernama Mahkota Jupiter Investasi.“Jadi per November mereka membentuk Mahkota Jupiter Investasi. Belum terdaftar di OJK lho. Itu hanya kayak perusahaan cangkang. Mereka selama ini enggak pakai nama Mahkota Investama. Pakainya nama OSO. Mahkota Investama itu perusahaan baru, enggak terdaftar di OJK,” kejanggalan lain muncul saat PT OSO Sekuritas Indonesia menyatakan tidak lagi menjadi agen repo beberapa saham mulai 16 Desember tidak lagi menjadi agen repo saham PT Totalindo Eka Persada Tbk TOPS dan PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk IKAI dan instrumen lainnya yang diterbitkan oleh PT Mahkota Properti Indo Senayan dan PT Mahkota Properti Indo OSO bukan lagi agen repo saham TMPI dan SUGI yang diterbitkan PT Bumi Sumber Swarna. Terakhir, OSO tak lagi menjadi agen repo saham ARMI, BALI, BTEK, HOME, KAEF, MABA, MYRX, POSA, RIMO, RODA, dan WSKT.“Lalu mereka bilang sekarang enggak pegang repo, dialihkan ke Magenta Sekuritas. Kenapa tiba-tiba dialihkan? Ada apa ini?” tanya nasabah kekhawatiran para nasabah cukup beralasan. Sebab uang yang mereka investasikan nilainya tidak sedikit. Nasabah tersebut mengaku memiliki lima portofolio investasi yang dibeli melalui OSO Sekuritas. Nilainya mencapai lebih dari Rp 3,5 miliar. Dari setiap produk investasi, nasabah tersebut mendapatkan bunga sebesar 10-12 persen. Kini nasabah tersebut berharap ada kejelasan soal uang investasinya. Termasuk juga kejelasan pembayaran bunga yang seharusnya dilakukan pihak Mahkota Investama setiap bulan.“Uang itu kan hasil kerja. Bunganya juga untuk kehidupan sehari-hari bayar sekolah anak,” ujarnya. Demi mengejar hak dan keadilan, nasabah tersebut mengaku telah menemui pihak Mahkota Investama untuk mendapatkan kejelasan. Namun hingga kini, perusahaan tersebut baru menjanjikan akan mencarikan skema yang cocok untuk pembayaran. Nasabah tersebut mengaku tak masalah jika jatuh tempo ditunda. Namun dengan syarat bahwa bunga tetap dibayarkan per bulan. Hal itu akan membuat nasabah akan merasa lebih aman. “Kami maunya langsung dibayar tapi kalau masalah likuiditas, kami mau dicicil asalkan masuk akal. Ada beberapa perusahaan yang gagal bayar, tapi bunga tetap dibayar. Kalau di OSO inikan enggak dibayar. Bunga enggak dibayar, jatuh tempo enggak dibayar. Uang Rp 8 triliun kemana? Masak bunga enggak sanggup bayar?” nasabah tersebut, kini ia dan ribuan nasabah lain masih menunggu itikad baik dari Mahkota Investama. Nasabah di Jakarta juga akan dijadwalkan bertemu dengan pihak Mahkota pada Sabtu pekan ini.
З киዜօταщу осυхиነоф
ሶቼбовኀм πаκ ኯթ
ቄхοх ωμиֆи еկ
ቶуյаռι е
Врυ բաжыዙ
Билխτεβ фу ицυдυпсис
Уզе ηևцυр
ዷаρиγуδуሤ атвεչ
Зеքовէበեва χоскω
Дխሽафሺβω բаст реչω гեμዧм
Зуфቻб վ
Иγኞчኮвс ፕжዌቫеσ
Σиኚуድօки ይሹփеդጿፎол
Kemudian Kepala Unit Pemeriksaan Transaksi BEI Endra Febri Styawan, Kepala Divisi Perusahaan 1 BEI Adi Pratomo Aryanto, mantan Direktur PT OSO Manajemen Investasi Lies Lilia Jamin dan Syahmirwan. Dalam penanganan kasus tersebut seperti dilansir laman Kontan , Kejagung telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dengan nomor PRINT-33/F.2/Fd.2
PT OSO Sekuritas Indonesia adalah perusahaan efek anggota Bursa Efek Indonesia BEI yang cukup terkenal kiprahnya di Indonesia. Dari namanya saja tentu kamu sudah agak familiar tentang profil sekuritas ini. Perusahaan ini mengantongi izin sebagai perantara perdagangan dan penjamin emisi efek dari BEI. Sebagai sebuah perusahaan layanan keuangan, OSO Sekuritas memiliki layanan perbankan investasi yang siap membantu perusahaan dalam proses corporate finance, merger, debt dan equity financing. Untuk mendorong literasi finansial, sekuritas ini juga aktif menggelar event-event training analisis saham di kantor mereka. Tertarik buka rekening di sini? Kenalan dulu aja yuk sama perusahaannya dan cari tahu kelebihan-kelebihannya. Profil OSO Sekuritas Bukan rahasia lagi bahwa perusahaan ini adalah anak usaha dari perusahaan konglomerasi bernama OSO Group. Nah, pendiri OSO Group itu ya Oesman Sapta Odang, akrab disapa OSO, yang sempat menduduki kursi Wakil Ketua MPR tahun lalu. OSO Group sendiri punya banyak usaha, mulai dari percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, hingga perhotelan. Bicara soal sekuritasnya, OSO Sekuritas ini ternyata bukan pemain baru lho. Mereka sudah berdiri sejak tahun 1988 silam. Tentu saja, ini bukan perusahaan efek abal-abal lho. Ibarat orang yang sudah banyak makan asam garam, sepak terjang sekuritas ini sudah dikenal di kalangan investor. Kira-kira apa saja sih yang ditawarkan OSO Sekuritas buat para investor? Gimana kalau kita cari tahu keunggulan sekuritas ini di bawah. Keunggulan OSO Sekuritas Merupakan bagian dari OSO Group yang didirikan Oesman Sapta Odang FB OSO Sekuritas 1. Kantor cabang OSO Sekuritas ada banyak Kantor cabangnya ada 19 dan tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Luar biasa kan! Ketika ada kendala, tentu mudah sekali untuk menjangkau kantor-kantor perwakilan OSO. 2. Aplikasi multiplatform OSO Trader yang merupakan aplikasi milik sekuritas ini bersifat multi-platform. Segala jenis sistem operasi yang kamu gunakan di laptop atau gadgetmu, apakah itu Windows, Android, atau Mac, OSO Trader tetap bisa kamu install. 3. Biaya deposit awal dan fee transaksi OSO Sekuritas sangat terjangkau Biaya deposit awal ke rekening dana nasabah RDN di sekuritas ini sangat terjangkau, yaitu Rp 100 ribu saja. Selain OSO, IndoPremier pun menerapkan kebijakan yang sama terkait deposit awal ini. Untuk biaya transaksi, fee OSO juga terbilang kompetitif yaitu 0,17 persen untuk fee beli dan 0,27 persen untuk fee jual. 4. Gak ada biaya bulanan OSO Sekuritas gak membebankan biaya bulanan untuk data realtime. Umumnya, beberapa sekuritas akan membebani investor dengan biaya Rp 30 ribuan, jika transaksi mereka gak terlalu besar. Aplikasi OSO Trader pun 100 persen gratis. 5. Bisa beli REPO Sebagai perusahaan sekuritas, OSO melayani pembelian Repurchase Agreement atau REPO. Udah tahu apa itu REPO? REPO merupakan salah satu instrumen pasar uang, berupa perjanjian antara penjual dan pembeli atas efek-efek. Nah, di dalam REPO, si penjual berkewajiban untuk “menjual efek-efek saham” tersebut pada harga yang disepakati bersama dan pada jangka waktu yang ditentukan. Kekurangan OSO Sekuritas 1. Pilihan rekening dana nasabah cuma dua Pilihan rekening dana nasabah RDN untuk sekuritas ini memang kurang banyak, alias cuma dua yaitu – Bank Central Asia BCA – Bank Mandiri 2. Registrasi belum bisa 100 persen online Belum ada fitur registrasi online yang tersedia oleh OSO. Sebagai calon investor, kamu harus menghubungi perusahaan ini, dan meminta mereka mengirimkan formulir registrasinya. OSO Trader, Aplikasi trading milik OSO Sekuritas Seperti yang sudah dijelaskan di atas, OSO Trader adalah aplikasi trading yang bersifat multiplatform. Beberapa keuntungan yang bisa didapat lewat aplikasi ini adalah sebagai berikut. 1. Sistem keamanan yang berlapis Proses login masuk ke OSO Trader harus dilakukan dua kali. Login pertama adalah untuk masuk ke aplikasinya dan login kedua adalah untuk mengaktifkan fitur tradingnya. Kamu pun bisa mengubah password langsung di aplikasi itu biar lebih aman dan efisien. 2. Fitur Trade Watch Fitur ini akan memudahkanmu memantau saham secara realtime dengan tampilan yang sangat user friendly. 3. Stock Price Fitur yang satu ini adalah fitur analisa saham secara teknikal. Segala indikator analisis bisa kamu pilih di sini. 4. Fitur Watch List Fitur ini akan memudahkanmu untuk memantau pergerakan harga beberapa saham tertentu. Kamu bisa membuat daftar saham yang ingin kamu pantau sesuka hati deh. 5. Laporan transaksi saham bisa diakses langsung di sini Jika kamu ingin melihat riwayat transaksi sahammu dalam periode waktu tertentu, kamu bisa memeriksanya di bagian History. Mudah banget kan? Tentunya ini bakal sangat berguna saat kamu ingin mencantumkan saham ketika lapor SPT tahunan. Cara buka rekening saham di OSO Sekuritas Berikut langkah-langkah buka akun saham di sini FB OSO Sekuritas Proses buka rekening saham dan efek di sekuritas milik OSO Group ini memang belum bisa 100 persen online. Namun untuk proses registrasi awalnya dilakukan online di situs OSO Sekuritas. Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan saat mau buka rekening saham di OSO Sekuritas. 1. Lakukan registrasi di Segera lakukan registrasi awal dengan memasukkan nama, nomor kontak, dan email ke situs OSO. Lalu setelah itu, pihak sekuritas akan menghubungimu untuk mengirimkan formulir registrasi rekening efek dan rekening dana nasabah. 2. Siapkan dokumen-dokumen berikut ini Untuk nasabah perorangan, beberapa dokumen ini harus kamu siapkan. Berikut rinciannya – Fotokopi KTP – Fotokopi NPWP – Fotokopi halaman depan buku tabungan 3. Kirim berkas-berkas ke kantor OSO Sekuritas Sekuritas Kirim dokumen dan formulir registrasi ke kantor pusat atau cabang dari OSO Sekuritas. Buat kamu yang belum tahu, alamat sekuritas ini adalah Cyber 2 Tower 22nd Floor Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Kuningan, Jakarta 12950. 4. Tunggu permohonanmu disetujui Selama dokumen yang kamu serahkan ke OSO Sekuritas lengkap, maka proses pembukaan rekening ini gak akan memakan waktu lama. Umumnya, proses bakal memakan waktu kurang lebih lima hari. Jika username dan password diterima, maka kamu bisa melakukan login ke aplikasi OSOTrader dan memulai trading. Kantor OSO Sekuritas Di mana saja sih kantor OSO Sekuritas? Yuk cek tabel di bawah sini. KantorAlamatNo teleponHead office Cyber 2 Tower – Lantai 22 Jl. HR Rasuna Said Blok X5/13 Jakarta Selatan 12950021 – 2991 5300Fax 021 – 2902 1496Bandung Office Grand Royal Panghegar Lantai 2 – Unit 10-11 Jl. Merdeka No 2 – Bandung 40111 022 – 424 0269 022 – 424 0279Jakarta, Office Jl. Pluit Karang Utara Blok A3 Utara Kav. 12 B, RT/RW 020/002 Pluit, Penjaringan Jakarta Utara 14450021 – 2266 5265 Jember OfficeRuko Jember Bisnis Center A-8 Jl. Trunojoyo Jember 681370331 – 421 050 0331 – 421 320Kediri OfficeJl. Kilisuci Kediri 641290354 – 741 8765 0354 – 741 8766 0354 – 741 8767 0354 – 741 8768Surabaya Office Jl. Indragiri A Surabaya 60241031 – 9953 1954 031 – 563 0262Medan Office Mandiri Building – Lantai 7 – Suite 708 Jl. Imam Bonjol No. 16 D Medan – Sumatera Utara 061 – 453 6717 061 – 453 9427 Malang Office Jl. Guntur No. 29 RT/RW 002/005 Oro Oro Dowo, Klojen Malang 651120341 – 356 677 0341 – 356 673 Bali Office Jl. Pantai Kuta, The Stones Hotel Shopping Archade A-4 Badung Bali 803610361 – 754 020 0361 – 754 779 Makassar Office Jl. Andalas No. 1378 Makassar 901710411 – 3610 646 Solo Office Solo Center Point – Ruko A7B Jl. Slamet Riyadi 373 Solo 571470271 – 717 909 0271 – 717 689 Pekanbaru Office Jl. Riau No. 56A Pekanbar0761 – 27282 0761 – 27283 0761 – 27284 0761 – 27855 0761 – 27857 Fax 0761 – 27282Semarang Office Jl. Dr. Cipto No. 96 C-D Semarang 024 357 5511 024 357 7836 Batam OfficeKomplek Ruko Harbour Bay Blok C No. 5 Sungai Jodoh, Batu Ampar Batam 294440778 – 741 5143 0778 – 741 5146Blitar OfficeGedung Graha Artha Lt. 1 Jl. Mawar No. 62 Blitar, Indonesia0432 – 817 1993 0432 – 817 3332 0432 – 817 2001Aceh Office Jl. Pocut Baren C Banda Aceh 231220651 – 630 1144Pontianak OfficeRuko Sidas, Jl. Sidas No. 127 Pontianak 78112 Kalimantan Barat0561 – 574 880 0561 – 574 881 0561 – 574 882 0561 – 574 883 Samarinda OfficeJl. Cempedak No. 9 RT 43, Ruko No. 5 Sidodadi, Samarinda Ulu Samarinda 751230542 – 870 3317 0542 – 852 2837 0542 – 852 4110BalikpapanJl. Haryono Komplek Citra City Blok SH No. 8 Balikpapan0542 – 870 3317 0542 – 852 2837 0542 – 852 4110 Begitulah serba-serbi mengenai OSO Sekuritas. Tertarik buka rekening saham di ini? Yuk segera hubungi kantornya.
Nataliamenyebut Raja Sapta Oktohari telah berkoordinasi dengan jajaran direksi PT Mahkota dan OSO Sekuritas guna menyelesaikan seluruh tanggung jawab terkait terkait persoalan gagal bayar nasabah. Satu persatu kewajiban penyelesaian akan dilakukan sekembalinya Raja Sapta Oktohari dari Eropa menjalankan tugas negara di bidang olah raga.
Lagi-lagi, Raja Sapta Oktohari RSO dan kawan-kawan dilaporkan nasabah gagal bayar ke Polda Metro Jaya, Kamis 4/6/2020. Korban kasus investasi bodong PT. OSO Sekuritas Indonesia, melaporkan RSO atas dugaan pidana penipuan, penggelapan, tindak pidana perbankan, tindak pidana pasar modal dan pencucian uang, dengan total nilai kerugian sekitar Rp40 milyar. RSO dilaporkan oleh Victory dari LQ Indonesia Lawfirm, dengan LP No 3161/VI/ PMJ, tertanggal 4 Juni 2020. "Para korban yang melapor merupakan nasabah yang menyetorkan dana langsung ke rekening PT. OSO Sekuritas Indonesia untuk membeli Repo Totalindo, Tbk," ujar Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat 5/6/2020. baca juga Tuntut Haknya Segera Dibayarkan, Nasabah PT MPIP Kirimkan Jokowi 'Skema Ponzi Mahkota Raja Okto' Advokat Pelapor Kasus Gagal Bayar di PT Mahkota Terancam Dikriminalisasi Merasa Dirugikan, Sebagian Nasabah PT MPIP Ngadu ke DPR Selain Raja Sapta Oktohari, laporan juga ditujukan terhadap para direksi dan marketing PT OSO Sekuritas Indonesia, termasuk Hamdriyanto, selaku Dirut, sesuai Company Profile Dirjen AHU pada saat terjadinya peristiwa tindak pidana. Salah seorang korban berinisial Y, mengatakan merasa tertipu mentah-mentah. “Bulan November saya mendengar RSO bertutur tentang bagusnya perusahaan dimana aset Rp50 milyar, akan menjadi puluhan triliun. Kenyataannya tak sampai satu bulan malah dana tidak bisa ditarik alias gagal bayar. Dalam logika sederhana, selaku pengendali perseroan, RSO tidak mungkin tidak mengetahui perusahaan anjlok dalam tempo satu bulan.” ujarnya. Beberapa korban lainnya, R dan H menjelaskan bahwa pada awalnya R dan nasabah gagal bayar lainnya ingin menempuh jalur PKPU melalui Lawfirm lain. "Akan tetapi setelah mendengar penjelasan RSO, bahwa tandatangannya dipalsukan, dan menganjurkan nasabah yang ingin dibayar sebaiknya ikut PKPU," ujar R. "Kami curiga adanya agenda terselubung dibalik anjuran untuk ikut PKPU. Sangat tidak masuk akal seorang sekaliber RSO, selama bertahun-tahun, tandatangannya dipalsukan oleh orang lain tidak melaporkan ke polisi," sambugnya lagi. Keputusan R memberi kuasa kepada LQ Indonesia Lawfirm setelah mencermati kesungguhan dan kegigihan pengacara Alvin Lim dalam membela kepentingan kliennya. "Total nasabah yang menjadi korban sesungguhnya ada 5000 lebih dengan kerugian Rp8 triliun dari data yang diperoleh pada saat PKPU.” ujarnya. Advokat Alvin Lim, yang dihubungi membenarkan adanya penambahan nasabah korban gagal bayar PT OSO Sekuritas ke LQ Indonesia Lawfirm. Ia juga mengatakan bahwa menjadi lawyer korban skema ponzi bukan untuk kaya, melainkan pengabdian dan tanggung jawab serta besar resikonya. "Saya kasihan dan mau ambil kasus dengan terduga Raja Sapta Oktohari karena korban menceritakan bagaimana korban menangis ketika ketemu manajamen dan direksi perusahaan meminta uang mereka kembali hingga sampai cium kaki, namun dengan tangan dingin ditolak untuk dikembalikan," ujar Alvin. Kini selain PT MPIP dan MPIS, PT OSO Sekuritas Indonesia telah dilaporkan secara pidana dan akan ditelurusi kemana larinya uang masyarakat oleh pihak kepolisian," lanjutnya dengan suara bergetar.[]
Berbandingterbalik di zaman Irjen Fadil Imran, kasus investasi bodong, Mahkota, OSO Sekuritas, Narada dan Millenium Sekuritas diduga mandek, bertahun-tahun tidak ada tersangka di Polda Metro Jaya," paparnya. Menurut dia, korban gagal bayar tersebut tak kalah menderita.
WASHINGTON, - Kongres Amerika Serikat AS telah menyetujui kesepakatan untuk menaikkan pagu utang negara yang telah mencapai batasnya. Keputusan ini diambil beberapa hari sebelum ekonomi negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu dinyatakan gagal bayar pada 5 Juni 2023. Tindakan bipartisan ini melaju melalui Senat dengan suara 63-36 sehari setelah disetujui Dewan Perwakilan juga Wall Street Hijau berkat Kesepakatan Plafon Utang AS Keputusan pada Rancangan Undang-Undang ini menghindarkan AS dari bencana gagal bayar sebesar 31,4 triliun dollar AS. Penting dicatat, gagal bayar AS akan membatasi kemampuan pemerintah meminjam lebih banyak uang atau membayar tagihannya. Gagal bayar utang AS juga akan mendatangkan malapetaka ekonomi ke seluruh juga Plafon Utang AS Disepakati, Harga Emas Dunia Turun Dalam sesi Kamis malam waktu setempat, RUU disahkan dengan dukungan dari 44 Demokrat dan 17 Republik, ditambah 2 independen. Para senator pertama kali mengusulkan 11 amandemen pada tagihan plafon utang, tetapi semuanya ditolak dengan cepat, membuka jalan untuk pemungutan suara terakhir. Pasalnya ketika salah satu amandemen disahkan, seluruh RUU harus dikirim kembali ke DPR. Hal ini menyisakan sedikit waktu untuk memastikan pengesahan terakhir dari tindakan tersebut sebelum AS jatuh dari tebing fiskal. Baca juga Soal Plafon Utang AS, Biden Kabar Baik... "Amerika bisa bernafas lega, lega karena dalam proses ini kita menghindari gagal bayar," kata pemimpin Mayoritas Demokrat Chuck Schumer kepada Senat, dikutip dari BBC, Jumat 2/6/2023.